Halo~ Selamat datang di posting pertama blog Attoractians. Untuk awal sih kita mau coba langsung saja bahas sesuatu dala game Force of Will. Dalam card game pada umumnya biasanya terdapat elemen atau warna pada kartu, elemen/warna biasanya menunjukkan ciri khas atau memberikan berbagai kombo dalam permainan, hal ini juga terdapat pada Force of Will. Force of will memiliki 5 elemen dasar yang tersebar sebagai elemen tiap kartu, will pada umumnya, dan cost untuk kartu itu sendiri. Kelima elemen tersebut adalah:
1. Light- White / Cahaya-Putih
2. Darkness-Black / Kegelapan-Hitam
3. Fire-Red / Api-Merah
4. Water-Blue / Air-Biru
5. Wind-Green / Angin-Hijau
Selanjutnya untuk membahas tiap elemen akan disebut dengan warna, karena lebih umum digunakan. Namun, kebetulan kami membahasnya secara objektif, jadi maaf jika anda mencari jati diri warna yang cocok kami tidak akan memberikan alasan-alasan atau mencocokkan diri anda dengan warna tertentu. Tapi tidak menutup kemungkinan juga anda akan menemukan itu di sini.
1. Light/White
Putih adalah warna yang mewakili elemen cahaya pada Force of Will, kartu-kartu yang termasuk putih biasanya bernuansa peace and order. Dari nuansa itu sendiri kartu-kartu putih memiliki beberapa karakteristik yang bersifat defensive, misalnya:
- Life gain
- Damage prevention
- Rest
- Protection
- Recover(bisa untuk offensive juga)
Namun selain trait umum di atas, sebagian kecil kartu putih juga memiliki efek seperti remove from play dan swarm dari deck(misalnya seraph dan kaguya bfa). Biasanya J/ Resonator putih memiliki status yang bagus agar bisa digunakan lebih lama di field, ex: Zero dan Arthur. Selain itu sebelum hijau memiliki destructive assault dan heavenly gust, warna putih adalah warna yang mampu menghandle addition dan sekarang masih bertambah kartu putih yang dapat berinteraksi dengan addition, walau untuk sementara heavenly gust jauh lebih popular.
Kelemahan warna putih sendiri adalah karakteristiknya sejauh ini belum ada yang benar-benar impactful, sehingga secara umum putih tidak begitu popular walau banyak kartu putih yang displash pada deck lain.
Pada gameplay warna putih merupakan warna yang cukup underrated dan susah berdiri sendiri, walau kemarin sempat muncul deck mono white Lumia, Zero, dan Guardian of Light Magic Stone yang berhasil perform dengan baik di italia maupun amerika. Hal ini karena kartu-kartu putih yang bagus punya kegunaan yang cukup terpisah, bahkan sering membutuhkan bantuan warna lain agar jadi efektiv misalnya Gwiber yang sangat efektif dengan warna seperti merah, hijau ataupun biru. Jadi untuk sekarang akan susah menemukan deck yang focus pada warna utama putih, namun akan sering dilihat warna lain yang menggunakan putih sebagai suplemennya.
2. Darkness/Hitam
Warna hitam yang selalu menemani putih, yin dan yang. Hitam adalah warna yang bernuansakan kehancuran dan desperasi, terlihat dari efek kartu-kartunya. Hitam adalah cerminan control itu sendiri pada Force of Will, di mana kartu-kartu hitam bisa benar-benar mengganggu bahkan menghancurkan kartu dan play lawan, entah itu resonator, J ruler, bahkan grave. Karena itu karakteristik utama dari hitam biasanya:
- Minus status, biasanya def, berakibat ke destroy juga
- Discard
- Grave reuse
- Restricitions
Walau tidak banyak karakteristik utamanya, hampir semuanya merupakan karakteristik yang kuat, karena itu hitam adalah warna control utama. Dari awal mula metagame sendiri sudah terlihat bahwa hitam adalah warna yang mendominasi control. Kelemahan hitam seperti pada umumnya control yaitu kekurangannya untuk sustainable resource.
Pada metagame saat ini hitam tetaplah warna control yang sangat kuat, di mana discard dan restriksi play bisa jadi penentu kemenangan, apalagi dengan karakteristik grave reuse yang semakin muncul menjadikan hitam lebih sustainable. Pada hitam masih terdapat kartu-kartu super yang sangat berefek ke game dan biasanya sangat di was-was, misalnya Black Moonbeam, abdul vin 3, dan Lapis Dark Storm.
Kartu-kartu notable hitam lainnya:
3. Fire/Merah
Warna merah adalah warna yang bernuansa agresif, di mana memiliki timing game yang cepat dan bersifat offensive. Dari awal force of will merah adalah cerminan aggro karena kemampuan untuk membawa game lebih cepat. Hal itu dikarenakan karakteristik merah yang berupa:
- Swiftness, paling sering ditemui pada J/Resonator merah
- Burn Damage
- J/Resonator damage, untuk blocker
Dari ketiga karakteristik di atas terlihat bahwa merah adalah warna yang secara umum ingin menutup game dengan cepat dengan berbagai cara. Namun, kelemahan merah sendiri bisa dibilang cukup banyak, 2 kekurangan yang utama adalah tidak sustainable dan sulit beraksi jika tidak di prime timenya(early-midgame). Variasi pemakaian warna merah pun bisa digunakan untuk control dikarenakan damage cardnya yang cukup efektif untuk removal.
Dalam metagame merah adalah warna yang cukup mendominasi sejak Alice Cluster dimana kartu-kartu merah memiliki sedikit sekali counter early, bahkan mendapatkan kartu untuk sustain yaitu rukh egg dan Guinevere yang menyebabkan merah bisa lebih baik dari seharusnya.
Namun di awal Lapis Cluster warna merah atau aggro sedikit tertutup dikarenakan warna lain bisa memiliki presensi dan pressure lebih baik dari traditional aggro. Tetapi pada rilisnya RDE yang baru saja memberikan peluang baru untuk aggro walau tidak murni merah.
Kartu-kartu notable merah lainnya:
4. Water/Biru
Salah satu warna utility di game, yang mempengaruhi state permainan dengan trick trick khasnya. Sejauh rekaman force of will, biru adalah warna yang selalu menjadi support karena seperti putih, efek-efeknya terlalu semenjana utnuk warnanya sendiri walau beberapa kartu sangatlah kuat. Mari kita mulai dari karakteristik water itu sendiri:
- Bounce
- Take Control
Dari karakteristik di atas, yang membuat biru kurang popular adalah biru seakan-akan ada di bayang-bayang hitam. Misalnya bounce itu inferior dari destroy, dan minus attack inferior daripada minus defense atau keduanya. Karakteristik utama yang yang biasanya dicari dari biru adalah draw power yang warna-warna lain kekurangan sustainable, walau bukan cuma biru yang bisa draw, draw power biru memang yang paling banyak.
Dalam metagame biru merupakan support colour yang sangat kuat karena memang secara individual kartu biru masing-masing memiliki efek yang bagus ex: lunar lake, hook, bear magic. Bahkan 2 ruler biru(Shion & Charlotte) yang dibilang kuat lebih sering bargantung pada warna selain biru. Menurut saya, jika ingin biru jauh lebih kuat diperlukan lebih banyak karakteristik take control dan cancel ability(give us back glimpse and lunar lake)

karena jika dibandingkan dengan MtG yang birunya cukup popular karena cancel spell berada di biru.
Kartu-kartu notable biru lain:
5. Wind/Hijau
Hijau adalah warna yang sangat-sangat tidak asing di force of will. Bisa dikatakan hijau adalah warnayang serba bisa. Mari sedikit lihat pada karakteristik hijau
- Buff status
- Cancel Spell
- Ramp
Mungkin untuk karakteristik utama, hijau bukan warna yang wah. Namun semi-characteristicnya lah yang membuat hijau bisa lebih bersinar
- Draw power
- Damage Prevention
- Restrictions
- Search
- Protection
- Bounce
- Grave Reuse
- Dll.
Efek-efek tersebut di atas memang ada di kartu-kartu hijau dan malah sering dipakai karena dalam satu warna kita sudah bisa melakukan banyak hal.
Dalam metagame, hal yang paling dicari dari hijau adalah ramp dan cancel yang karenanya bisa lebih maju beberapa langkah dari lawan sembari menjaga apa yang akan dilakukan lawan. Cancel adalah superior dari removal karena mencegah hal terjadi saat will dibayar, dimana discard tidak sambil mewaste will lawan, dan cancel resonator spell mencegah ETB untuk trigger, hal yang kadang membuat control hitam kerepotan dahulu sebelum meremoval.
Kekurangan kecil dari hijau sendiri adalah kurangnya reliable boss, walau sekarang sudah ada mariabella walau mix merah. Jadi boss boss hijau itu banyak yang gimmicky dan tidak sereliable warna lain, missal dalam deck lumia hook, boss merupakan resonator biru walau decknya adalah berat hijau.
Kartu-kartu notable hijau lain:
Well, secara harfiah void bukan elemen atau warna, namun keberadaannya diakui. Sementara member kartu void itu ada 3:
A. Mesin
B. Regalia
C. Magic Stones
Di mana B dan C kadang memiliki nuansa warna tersendiri. Sedangkan untuk mesin memiliki lingkarannya sendiri, hal yang menarik adalah mesin yang paling sering menjadi symbol void adalah deck yang tidak bisa dianggap enteng, dan pernah muncul sebagai topping, bahkan NGP Indonesia kemarin 2nd place diraih oleh Deck Mesin.
7. Moon/Bulan
Cuma menyinggung sedikit karakteristik yang satu ini, karena kadang dibingungkan dan sering salah lihat sebagai putih
a. Moon adalah karakteristik dari will, jadi secara pembayaran sama seperti elemen lain, namun secara pengakuan ia dianggap mirip void(tidak bisa untuk membayar efek yg “pay with any attributes”)
b. Kartu yang menggunakan moon will biasanya bertema tertentu, dan biasanya memiliki efek yang sangat kuat karena moon will bisa dikatakan cukup susah untuk dimasukkan deck.
8. Multicolour
Sedikit hal yang menarik adalah multicoloured card, yang sudah pernah muncul sejak grimm namun bermunculan banyak di Lapis Cluster. Kartu multicolour biasanya lebih kuat dari single colour karena warna yang lebih susah dan penggabungan karakteristik 2 warna atau lebih. Di dual colour ini baru benar-benar terlihat ada penyetaraan di mana warna yang kurang popular bisa membantu warna-warna non-support untuk efek yang lebih.
Jadi, sekian pembahasan dari kami tentang warna-warna pada Force of Will, sekali lagi tidak ada warna yang terbaik(looking at green) karena akan ada masa di mana warna tertentu naik dan warna tertentu turun, apalagi dengan kehadiran multicolour yang mengaburkan penggolongan warna. Di atas hanyalah pembahasan dari masa lalu dan saat ini, serta dari pandangan kami, we are open to discussion, and want it. The Future is still uncertain, and who knows what will it change.

















































0 komentar :
Posting Komentar